Translate

Selasa, 26 Mei 2015

ANALISA KREDIT

Analisis kredit mengandung pengertian penilaian kredit dalam segala aspek, baik keuangan maupun non-keuangan. Menurut Lukman Dendawijaya (2005:88) Analisis kredit adalah suatu proses yang dimaksudkan untuk menganalisis atau menilai suatu permohonan kredit yang diajukan oleh calon debitur kredit sehingga dapat memberikan keyakinan kepada pihak bank bahwa proyek yang akan dibiayai dengan kredit bank cukup layak (feasible).  Dari pengertian diatas, dapat dikatakan bahwa Analisis kredit adalah suatu proses analisis kredit dengan menggunakan pendekatan-pendekatan dan rasio-rasio keuangan untuk menentukan kebutuhan kredit yang wajar. tujuan analisis kredit  untuk melihat / menilai suatu usaha  atas dasar kelayakan usaha, menilai risiko usaha dan bagaimana mengelolanya, dan memberikan kredit atas dasar kelayakan usaha.
Pada dasarnya analisis kredit digunakan untuk meneliti atau menilai pemohon kredit secara mendalam tentang keadaan usaha atau proyek pemohon kredit agar pelaksanaan kredit yang akan dilakukan dapat berjalan dengan lancar sehingga tidak menimbulkan kredit macet.
Ada 5 aspek yang harus dianalisis dalam menganalisis kredit, antara lain :
1. Aspek Manajemen
2. Aspek Pemasaran
3. Aspek Teknis
4. Aspek Keuangan
5. Aspek Legalitas dan Agunan

Kredit berdasarkan tujuan penggunaannya, kita bagi dalam 2 kategori, yaitu :
1. Kredit Produktif
2. Kredit Konsumtif.

Pendekatan-pendekatan atau metode-metode yang biasa  dipakai dalam menganalisis kredit modal kerja adalah Turn Over Method, sedangkan untuk menganalisis kredit investasi adalah PP Method, NPV Method
dan IRR Method.
Penggunaan pendekatan-pendekatan tersebut tentunya didasarkan dari data keuangan perusahaan yaitu
laporan necara dan laba rugi perusahaan yang diberikan kepada bank.
 
Proses analisis kredit, yaitu :
·         Descriptive→Menggambarkan bisnis usaha debitur.
·         Explanatory→Menjelaskan tentang bisnis
Prinsip-prinsip Penilaian Kredit
 a.  6c
1.      Character adalah sifat atau watak calon debitur harus benar-benar dipercaya. Dilihat dari latar belakang pekerjaan dan latar belakang pribadi si debitur
2.      Capacity (capability) untuk melihat kemampuan calon nasabah dalam membayar kredit yang dihubungkan dengan kemempuannya mengelola bisnis serta kemampuannya mencari laba.
3.       Capital untuk mengetahui sumber-sumber pembiayaan yang dimiliki  nasabah terhadap usaha yang akan dibiayai oleh bank.
4.      Colleteral merupakan jaminan yang diberikan calon nasabah baik yang bersifat fisik maupun non fisik
5.      Condition untuk menilai kondisi ekonomi sekarang dan yang akan datang sesuai sektor masing-masing.
6.      Constraint adalah batasan dan hambatan yang tidak memungkinkan suatu bisnis untuk dilaksanakan pada tempat tertentu.
Dari keenam prinsip diatas, yang paling perlu mendapatkan perhatian account officer adalah character, dan apabila prinsip ini tidak terpenuhi, prinsip lainnya tidak berarti. Dengan perkataan lain, permohonannya harus ditolak.
           b. 7p
1.  Personality yaitu menilai dari segi kepribadiannya atau tingkah lakunya sehari-hari maupun masa lalunya.
2.      Party yaitu mengklasifikasikan nasabah ke dalam klasifiasi tertentu atau golongan-golongan tertentu berdasarkan modal, loyalitas serta karakternya.
3.      Perpose yaitu untuk mengetahui tujuan nasabah dalam mengambil kredit, termasuk jenis yang diinginkan nasabah.
4.      Prospect yaitu untuk menilai usaha nasabah dimasa yang akan datang apakah menguntungkan atau tidak, atau dengan kata lain mempunyai prospek atau sebaliknya.
5.      Payment merupakan ukuran bagaimana cara nasabah mengembalikan kredit yang telah diambil atau dari sumber mana saja untuk pengembalian kredit yang diperolehnya.
6.      Profitability untuk menganalisis bagaimana kemampuan nasabah dalam mencari laba.
7.      Protection tujuannya adalah bagaimana menjaga kredit yang dikucurkan oleh bank namun melalui suatu perlindungan.
     c. 3 R
1.   Return (hasil yang dicapai)
Return disini dimaksudkan penilaian atas hasil yang akan dicapai oleh perusahaan debitur setelah dibantu dengan kredit oleh bank. Dapat pula diartikan keuntungan yang akan diperoleh bank apabila memberikan kredit kepada pemohon.
2.   Repayment (pembayaran kembali)
Dalam hal ini bank harus menilai berapa lama perusahaan pemohon kredit dapat membayar kembali pinjamannya sesuai dengan kemampuan membayar kembali (repayment capacity), dan apakah kredit harus diangsur/ dicicil/ atau dilunasi sekaligus diakhir periode.
3.    Risk bearing ability (kemampuan untuk menanggung resiko)
Dalam hal ini bank harus mengetahui dan menilai sampai sejauh mana perusahaan pemohon kredit mampu menanggung resiko kegagalan andai kata terjadi sesuatu yang tak diinginkan. 

Prosedur Analisis Kredit
Penyampaian permohonan kredit oleh calon debitur kepada bagian kredit, yang perlu diusahakan selengkap mungkin berkasnya,  yaitu :
  1. Berkas permohonan kredit diserahkan kepada analis untuk dilakukan analisis tentang permohonan kredit yang bersangkutan.
  2. Analis segera menghubungi calon debitur (pemohon kredit) untuk memperoleh informasi yang sewajarnya.
  3. Bila berkas tidak lengkap, analis mengembalikan ke bagian kredit
  4. Jika persyaratan telah terpenuhi dalam berkas permohonan kredit yang bersangkutan maka proses analisis berlanjut dengan :
    1. Aspek manajemen berupa pelengkap yang harus diketahui analis
    2. Bidang marketing menuntut analis untuk dapat diketahui tentang kelancaran pemasaran produksi calon nasabah yang bersangkutan
    3. Bidang keuangan sebagai sasaran utama analis untuk mengetahui benar tentang kondisi keuangan calon debitur, serta kemungkinan di hari kemudian, bila kredit diberikan
    4. Penguji analis atas beberapa Turn’s Over yang dapat dilakukannya terhadap rencana usaha calon-calon peminjam (calon debitur)
    5. Sebagai langkah akhir daripada analisis kredit, adalah penyampaian laporan analisisnya kepada kepala bagian kredit, untuk kemudian diteruskan kepada yang berwenang mengambil keputusan kredit.

Kebijakan umum persyaratan suatu permohonan kredit adalah sebagai berikut:
1.      Surat permohonan fasilitas kredit.
2.       Legalitas usaha.
3.      NPWP dan Laporan Keuangan.
4.      Hubungan dengan bank.
5.      Pengalaman usaha.
6.      Batas maksimum kredit bagi badan usaha.
7.      Persyaratan penempatan staf BNI atau pihak ketiga lainnya.
8.      Fasilitas Forex Line.
9.       Persyaratan Take Over debitur dari bank lain.
10.  Referensi agungan untuk kredit yang ditake over dari bank lain Skim pemberian fasilitas kredit dengan agunan deposito berjangka oleh divisi korporasi atau UMN / SKM.

Senin, 25 Mei 2015

Contoh Sertifikat

Contoh Sertifikat dengan menggunakan Microsoft Publisher


MEMBUAT KOMPUTER TIDAK LELET SAAT TURN ON

PERTAMA : Ketik gambar windows dan “R” secara bersamaan pada keyboard ,setelah itu akan muncul “run” ,seperti pada gambar:


Lalu ketik “msconfig” pada kolom itu lalu klik “ok”


KEDUA : klik Startup pada program trsebut seperti pada gambar



Lalu klik “Disable All’ ,gunanya adalah untuk menonaktifkan aplikasi yang sebenarnya tidak penting untuk muncul pada saat komputer dinyalakan (turn on) ,,biasanya saat men-aktifkan komputer ,terlalu banyak aplikasi yang mncul sehingga membuat komputer berat atau lama saat pertama dinyalakan ,maka dengan ini kita menon-aktifkannya ,tetapi tidak semua aplikasi yang non-aktif ,aplikasi yang penting ,yang memang sudah ter-program saat turn on ,akan tetap ada ,sehingga tidak bisa d non-aktifkan ..seperti smadav,avira dll. SELAMAT MENCOBA GUYS ,SEMOGA BERGUNA ....!!!


BERIKUT ADALAH PENGERTIAN APLIKASI YANG SERING MUNCUL PADA START UP ,tetapi ini bisa ada atau tidak pada komputer anda ,karena smakin sdikit apliaksi pada komputer anda, komputer anda tidak akan lemot  L L L


  • Google ToolbarNotifier : Proses ini merupakan bagian dari perangkat lunak Google toolbar. Ini berjalan di background untuk memeriksa suatu proses atau program lain yang mencoba untuk mengubah mesin pencari default Anda tanpa izin Anda. Beberapa orang menganggap ini berguna untuk perlindungan terhadap risiko pembajakan browser, tetapi yang lain merasa itu hanya membuang sumber daya sistem. Proses ini tidak diperlukan untuk pengoperasian toolbar itu sendiri.
  • OS Microsoft Windows : Sistem Pengoperasian ialah sistem yang menentukan program apa yang perlu dilaksanakan, dan sumber apa (memori atau I/O) yang perlu digunakan. Sistem Pengoperasian (OS) membekalkan perkhidmatan (service) kepada program lain, contohnya kod (driver) yang membenarkan Ahli Program menulis program untuk mesin tanpa perlu mengetahui lebih terperinci tentang alat elektronik pada sistem komputer. Selain itu fungsi sistem pengoperasian Microsoft Windows adalah ia sebagai susunan arahan yang dapat difahami oleh komputer. Ia dibuat untuk mengarahkan komputer melaksanakan, mengawal, menjadualkan, dan menyelaraskan sesuatu operasi komputer.
  • CyberLink YouCam : Sebuah software yang memungkinkan anda membuat efek animasi langsung pada kamera/webcam anda. Dengan CyberLink YouCam juga bisa menambahkan efek animasi atau efek emosi pada saat anda sedang melakukan video chat / video call. CyberLink YouCam menawarkan banyak fitur-fitur keren untuk memanjakan penggunanya. Anda bisa juga bisa mengirim video dan foto dan upload klip langsung ke YouTube.

  • Groove Monitor Utility : Fungsi dari proses ini adalah untuk meng-sinkronisasi  file pada PC lain, secara sederhana bisa dikatakan sebagai jembatan komunikasi antar file office.
    Proses ini bisa anda matikan jika tidak diperlukan karena  MS Office dapat dijalankan dengan sempurna tanpa proses Groove Monitor.exe. Proses ini hanya diperlukan jika anda membutuhkan kemampuan  untuk meng-sinkronisasi dan saling bertukar file.
  • Mcfee Agent : Bagian dari McAfee Internet Security Suite. Program ini membantu melindungi komputer Anda dari akses tidak sah ke program-program atau data anda. Menghentikan atau menghapus program ini dapat membiarkan komputer Anda tidak terlindungi dari ancaman. 
  • Cyberlink PowerDVD : Sebuah software pemutar video yang bisa menghasilkan kualitas HD dan 3D ini. Dalam versi terbarunya ini perbaikan yang dilakukan seprti menyempurnakan kemampuan untuk memutar Blu-Ray dengan kualitas tinggi.
  • Realtek High Definition Audio : Sesuai dengan UAA (Universal Audio Architecture) dari Microsoft, yang secara bersamaan mendukung 7.1 sound playback, ditambah dengan 2 saluran independent stereo sound output (multiple streaming) melalui front panel stereo output. Mixing yang fleksibel, mute dan fungsi control yang baik memberikan sebuah solusi audio terintegrasi lengkap untuk PC home entertainment

SYSTEM TOOLS DAN FUNGSI-FUNGSINYA



Langkah Pertama :

1. Task Scheduler 

Dengan aplikasi Task Scheduler ini kamu bisa membuat jadwal aktifitasmu sehari-hari dan kamu juga bisa mengaktifkan alarm agar kamu ingat dengan jadwalmu.Selain bisa menjadwalkan program yang bisa kita jalankan setiap hari, program ini juga bisa mengirim email secara otomatis. Pastinya penjadwalan ini akan menghemat waktu kamu dan juga bisa membantu mengurangi waktu kamu untuk membuka program, search engine, atau website. Program ini juga bisa mematikan komputer pada waktu yang telah ditentukan dan juga bisa membuat pesan pengingat sehingga sekarang kamu tidak lagi akan melewatkan tugas yang sangat penting.

2. Event Viewer
Sesuai dengan definisi event viewer di atas, aplikasi ini bertugas mencatat log segala kejadian windows secara lengkap. Dari mulai hardware seperti IO (Input Output) atau perubahan perangkat keras internal windows (vga card, ram dll) bahkan sampai dengan memasukan flashdisk, disk portable serta konektivitas jaringan LAN, Wi-Fi dan lainnyapun dicatatnya. Demikian pula dari sisi operasi windows sendiri seperti ketika sebuah aplikasi mengalami error atau hang, aplikasi crash bahkan sampai aktivitas internet juga direkam secara detail. 

3.     Shared Folders 
Gunakan alat Shared Folder untuk melihat koneksi dan sumber daya yang digunakan pada komputer. Anda dapat membuat, melihat, dan mengelola saham, melihat file terbuka dan sesi, dan menutup file dan sambungan sesi.

4.     Local Users and Groups 
Gunakan Pengguna Lokal dan alat Grup untuk membuat dan mengelola account pengguna lokal dan grup. Pengguna dan Grup Lokal hanya tersedia di Windows XP Professional. 

5.     Performance Logs and Alerts 
Gunakan alat Log Kinerja dan Alarm untuk mengkonfigurasi kinerja log dan alert untuk memantau dan mengumpulkan data tentang kinerja komputer Anda. 

6.     Device Manager Gunakan Device Manager untuk melihat perangkat hardware terpasang di komputer Anda, update driver perangkat, memodifikasi pengaturan perangkat keras, dan atasi masalah konflik perangkat.

Selasa, 28 April 2015

PRINSIP PEMBERIAN KREDIT

Sebelum suatu fasilitas kredit diberikan, maka bank harus merasa yakin bahwa kredit yang diberikan benar-benar akan kembali. Keyakinan tersebut diperoleh dari hasil penilaian kredit sebelum kredit tersebut disalurkan. Kriteria penilaian kredit yang harus dilakukan oleh bank untuk mendapatkan nasabah yang benar-benar menguntungkan dilakukan dengan analisis 5C dan 7P (Kasmir, 2008).

Penilaian kredit dengan metode analisis 5C, yaitu:

ü  Character
Sifat atau watak dari orang-orang yang akan diberikan kredit harus dapat dipercaya yang tercermin dari latar belakang nasabah baik latar belakang yang bersikap pekerjaan maupun yang bersifat  pribadi seperti: cara hidup atau gaya hidup yang dianutnya, keadaan keluarga, hobi dan sosial standingnya. Character merupakan ukuran untuk menilai kemauan nasabah membayar kreditnya. Menurut Dendawijaya (2005) informasi mengenai calon debitur dapat diperoleh dengan cara bekerjasama dengan kalangan perbankan maupun kalangan bisnis lainnya. Informasi dari kalangan perbankan diperoleh melalui surat menyurat atau koresponden antar bank yang dikenal dengan bank informasi, termasuk permohonan resmi kepada Bank Indonesia (BI) untuk memperoleh informasi tentang calon debitur, baik mengenai  pribadinya maupun perusahaan atau bisnis yang dimiliki.

ü  Capacity
Untuk melihat kemampuan calon nasabah dalam membayar kredit yang dihubungkan dengan kemampuannya mengelola bisnis serta kemampuannya mencari laba. Sehingga akan terlihat kemampuannya dalam mengembalikan kredit yang disalurkan.

ü  Capital
Penggunaan modal yang efektif dapat dilihat dari laporan keuangan (neraca dan laporan rugi laba) dengan melakukan pengukuran seperti dari segi likuiditas, solvabilitas, rentabilitas dan ukuran lainnya. Capital adalah untuk mengetahui sumber-sumber pembiayaan yang dimiliki nasabah terhadap usaha yang akan dibiayai oleh bank.

ü  Collateral
Merupakan jaminan yang diberikan calon nasabah baik yang bersifat fisik maupun non fisik. Jaminan hendaknya melebihi jumlah kredit yang diberikan. Jaminan juga harus diteliti keabsahannya sehingga jika terjadi suatu masalah, jaminan yang dititipkan akan dapat dipergunakan secepat mungkin.

ü  Condition
Kondisi ekonomi pada masa sekarang dan yang akan datang harus dinilai sesuai dengan sektor masing-masing. Prospek usaha dari sektor yang dijalankan oleh nasabah juga harus dinilai. Penilaian prospek bidang usaha yang dibiayai hendaknya memiliki prospek yang baik, sehingga kemungkinan kredit tersebut bermasalah relatif kecil.

Menurut Dendawijaya (2005) ada satu sisi lagi yang harus diketahui dalam pemberian kredit, yaitu constraints. Kendala merupakan faktor hambatan atau rintangan berupa faktor-faktor sosial psikologis yang ada pada suatu daerah atau wilayah tertentu yang menyebabkan suatu proyek tidak dapat dilaksanakan, misalnya pendirian suatu pabrik farmasi yang akan memproduksi obat

antibiotika dan vitamin, tetapi merencanakan untuk mengolah ganja dan ecstasy, maka permohonan kredit ini sulit untuk dikabulkan.

Penilaian kredit dengan metode analisis 7P sebagai berikut:
v  Personality
Personality (kepribadian) adalah sifat dan perilaku yang dimiliki calon debitur yang mengajukan permohonan kredit bersangkutan, dipergunakan sebagai bahan pertimbangan pemberian kredit. Jika kepribadiannya baik maka kredit dapat diberikan.Sebaliknya apabila kepribadiannya jelek maka kredit tidak dapat diberikan. Alasannya adalah karena kepribadian yang baik akan berusaha membayar pinjamannya sedangkan kepribdian yang jelek akan sulit membayar pinjamannya. Kepribadian calon nasabah ini dapat diketahui dengan mengumpulkan informasi tentang keturunan, pekerjaan, pendidikan, dan pergaulannya. menilai nasabah dari segi kepribadiannya atau tingkah lakunya sehari-hari maupun masa lalunya. Personality juga  mencakup sikap, emosi, tingkah laku dan tindakan nasabah dalam menghadapi suatu masalah.

v  Party
Mengklasifikasikan nasabah dalam klasifikasi tertentu atau golongan-golongan tertentu berdasarkan modal, loyalitas serta karakternya. Sehingga nasabah dapat digolongkan ke golongan tertentu dan akan mendapatkan fasilitas yang berbeda dari bank.

v  Purpose
Purpose (tujuan) adalah tujuan dan penggunaan kredit oleh calon debitur, apakah untuk kegiatan konsumtif atau sebagai modal kerja. Tujuan kredit ini akan menjadi hal yang menentukan apakah permohonan calon debitur disetujui atau ditolak. Apabila kredit digunakan sebgai kegiatan konsumtif maka kredit tidak dapat diberikan, tetapi jikadigunakan sebagai modal kerja (produktif) maka kredit dapat diberikan. Jadi, analisis kredit harus mengetahui secara pasti tujuan dan penggunaan kredit yang akan diberikan sehingga dapat dipertimbangkan

v  Prospect
Untuk menilai usaha nasabah di masa yang akan datang menguntungkan dan mempunyai prospek atau sebaliknya. Prospect adalah prospek perusahaan dimasa datang,apakah akan menguntungkan (baik) atau merugikan (jelek). Jika prospek terlihat baik maka kredit dapat diberikan, sebaliknya jika jelek akan ditolak. Oleh karena itu analisis kredit harus mampu mengestimasi masa depan perusahaan calon debitur agar pengembalian kredit menjadi lancar.

v  Payment
Payment (pembayaran) adalah mengetahui bagaimana pembayaran kembali kredit yangdiberikan hal  ini dapat diketahui jika analisis kredit memperhitungkan kelancaran penjualan dan pendapatan calon debitur sehingga dapat memperkirakan kemampuannya untuk membayar kembali kredit tersebtu sesuai dengan perjanjian.

v  Profitability
Untuk menganalisis bagaimana kemampuan nasabah dalam mencari laba. Profitability diukur dari periode ke periode  apakah akan tetap sama atau akan semakin meningkat, apalagi  dengan tambahan kredit yang akan diperolehnya.

v  Protection
Tujuannya adalah bagaimana menjaga agar usaha dan  jaminan mendapatkan perlindungan. Perlindungan dapat berupa  jaminan barang atau orang atau jaminan asuransi.





Menurut Hasibuan (2005), ada satu asas lagi yang harus dianalisis sebelum memberikan kredit yaitu asas 3R. 
Ø  Returns
Returns adalah penilaian atas hasil yang akan dicapai perusahaan calon debitur setelah memperoleh kredit. Apabila hasil yang diperoleh cukup untuk membayar pinjamannya dan sekaligus  membantu perkembangan usaha calon debitur bersangkutan maka  kredit diberikan dan begitu pula sebaliknya.

Ø  Repayment
Repayment adalah memperhitungkan kemampuan, jadwal, dan jangka waktu pembayaran kredit oleh calon debitur, tetapi  perusahaanya tetap berjalan.

Ø  Risk Bearing Ability
Risk bearing ability adalah memperhitungkan besarnya  kemampuan perusahaan calon debitur untuk menghadapi risiko, apakah risikonya besar atau kecil. Kemampuan perusahaan menghadapi risiko ditentukan oleh besarnya modal dan strukturnya, jenis bidang usaha dan manajemen perusahaan  bersangkutan. Jika risk bearing ability perusahaan besar maka kredit tidak diberikan dan sebaliknya.


Sabtu, 18 April 2015

TUGAS MAHASISWA



Tugas ke-1
Robert T Kiyosaki  mengatakan Untuk memiliki kebebasan finansial, Anda mutlak harus memiliki Kecerdasan Finansial/ FC (Financial Quotient). Untuk memiliki kecerdasan finansial, Anda tidak perlu jenius secara IQ namun hanya membutuhkan upaya untuk merubah persepsi atau pola pikir Anda tentang uang. Benarkah jika semakin kaya seseorang maka ia harus semakin sibuk


Menurut Robert T Kiyosaki, penulis best seller "Rich Dad Poor Dad", untuk memperoleh penghasilan, anda bisa mendapatkannya dari 4 quadran berikut ini:






Skema Cash Flow Qudrant oleh Rober T Kiyosaki

1.       KUADARAN "E" (EMPLOYEE / KARYAWAN)
Anda bekerja untuk ORANG LAIN, dimana anda telah terikat untuk bekerja dengan waktu tertentu dan dengan penghasilan yang tertentu juga.

2.      KUADRAN "S" (SELF EMPLOYED / PROFESIONAL /SMALL BUSINESS)
Anda bekerja untuk DIRI ANDA SENDIRI, dimana anda tidak terikat secara waktu dan penghasilan, tetapi anda harus BEKERJA SEMAKIN KERAS (menghabiskan lebih banyak waktu), untuk memperoleh penghasilan yang lebih besar.

3.      KUADRAN "B" (BUSINESS OWNER / PEMILIK BISNIS)
Anda bisa mendapatkan penghasilan dari SISTEM, dimana dalam sistem ini ORANG LAIN bekerja untuk ANDA. Jadi anda tidak terikat waktu, tetapi penghasilan tak terbatas.

4.      KUADRAN "I" (INVESTOR / PENANAM MODAL)
Anda mendapatkan penghasilan dengan menanam modal, sehingga UANG bekerja untuk ANDA.

Anda lihat perbedaan mendasar dari 4 kuadran diatas, pada kuadran 1 dan 2, penghasilan anda linier terhadap waktu yang anda miliki, artinya semakin anda kaya maka semakin sibuklah Anda!

Jadi pertanyaannya: Sampai kapan Anda sanggup untuk SIBUK?

Apakah hidup ini hanya akan anda habiskan untuk mendapatkan UANG? Dan kalau Anda tidak bekerja maka tidak akan mendapat uang...

Menurut sebuah penelitian terbukti bahwa pada usia 35 tahun kualitas kehidupan seseorang berada dipuncak, sehingga semakin lama semakin menurun. SUDAHKAN SIAPKAH ANDA?

Pada kuadran kiri atau 1 dan 2, orang memilih untuk mendapatkan KEAMANAN. Karena menurut mereka, jika setiap bulan menerima penghasilan akan aman.. Padahal kalau di PHK atau sakit? Penghasilan hilang seketika..!

Jadi yang diperoleh sebenarnya adalah KEAMANAN KERJA bukan keamanan penghasilan.

Pada kuadran kanan atau 3 dan 4, orang memilih untuk mendapatkan KEBEBASAN. Bebas berusaha untuk mendapatkan penghasilan berapapun yg mereka inginkan!!! Jadi dia bisa mendapatkan KEBEBASAN PENGHASILAN dan WAKTU.

Kembali pada tulisan Robert T. Kiyosaki : Jika anda ingin mendapatkan penghasilan tak terbatas namun waktu yang anda miliki semakin luang maka Anda harus masuk ke kuadran Kanan 3 atau 4.

TETAPI Apakah untuk itu semudah anda berganti karier? TIDAK MUDAH! Untuk masuk kuadran 4 Anda sudah tentu harus punya BANYAK UANG untuk di investasikan. Jika anda punya maka anda hanya perlu FQ atau Kecerdasan Finansial, sehingga anda mampu mengendalikan RESIKO. Untuk anda berpindah ke kuadran 3 maka anda harus MENCIPTAKAN SISTEM, atau MEMBELI SISTEM yang sudah ada. Untuk menciptakan sistem dibutuhkan kemampuan luar biasa dan EQ atau Kecerdasan Emosional, dalam membuat sistem baru banyak orang yang harus melalui berbagai rintangan dan kegagalan dan sebelum mencapai kesuksesan seringkali harus gagal lebih dari 3 kali.

Tag:
pengertian Cashflow Quadrant, Apa Itu Cashflow Quadrant, Bagaimana mengelola Cashflow Quadrant kita, Cashflow Quadrant dalam kehidupan

 Tugas ke-2



Ini adalah segitiga “B-I Triangle”-nya pak Robert T. Kiyosaki. Kenapa disebut segitiga B-I? B-I berarti Business-Investor seperti yang kita lihat di buku pak Robert yang judulnya “Cashflow Quadrant”. Segitiga ini menunjukkan apa yang diperlukan oleh seorang Business Owner atau Investor dalam menjalankan bisnisnya.
Seperti kita lihat segitiga tersebut dilingkupi 3 sisi outline: MISSION, TEAM, LEADERSHIP. Dan di dalamnya terdapat 5 baris unsur bisnis : CASHFLOW, COMMUNICATION, SYSTEM, LEGAL, PRODUCT. 5 unsur di dalamnya sangatlah penting, dan 3 sisi outline itu lah yang menguatkan 5 unsur di dalamnya.
Di sisi dalam segitiga ini terdapat:
1.      CASHFLOW : Mengapa ditaruh di bagian terbawah? Karena cashflow atau arus kas adalah syarat dasar yang fundamental bagi sebuah bisnis untuk berjalan. Apabila bisnis tidak menghasilkan PROFIT dan menjaga CASH-nya buat apa anda melakukan bisnis?
2.      COMMUNICATION : Komunikasi kita dengan staff berupa manajemen-leadership, komunikasi kita dengan konsumen berupa marketing-promosi-negosiasi-selling, komunikasi kita dengan pihak investor, komunikasi kita dengan lingkungan bisnis kita, komunikasi kita dengan masyarakat umum. Unsur ini terletak di nomor dua dari bawah, karena tanpa komunikasi yang benar kita tentu tidak dapat menjalankan bisnis dengan benar. Ingat kata Pak Putu Putrayasa: “sebagian besar masalah yang kita hadapi adalah masalah komunikasi”
3.      SYSTEM : Setelah komunikasi ada sistem. Dengan sistem kita bisa membentuk suatu pola dalam bisnis kita. Dengan adanya sistem bisnis yang baik, bisnis kita dapat berjalan dengan baik pula, bagaikan roda-roda bergerigi yang ditata dengan baik. Yang menghasilkan mesin otomatis sehingga kita tidak perlu terjun langsung di dalamnya.
4.      LEGAL : Anda tahu apa itu legal? Legal adalah semacam pendaftaran merek, badan hukum, kontrak perjanjian, dsb. Ditaruh di nomor 2 dari atas, karena Legal berperan untuk memayungi apa yang kita bentuk pada Cashflow, Communication, dan System. Kalau kita tidak terdaftar di pemerintahan ataupun punya badan hukum yang jelas, ketiga hal di bawahnya akan menjadi percuma karena Bisnis dapat dilibas kapanpun oleh kompetitor kita.
5.      PRODUCT : Diberikan tempat di paling atas, posisi yang paling lancip. Karena produk adalah front liner bisnis kita. Suatu unsur yang akan menembus pasar, berbicara kepada masyarakat, dan unsur paling dekat yang memberi kehidupan kepada bisnis kita. Sudahkah produk anda berperan seperti itu?
Nah ke 5 unsur tersebut tidak akan dapat ditopang kuat kecuali didukung oleh 3 unsur Outline yang tergambar di segitiga ini. Di sisi outline segitiga ini terdapat:
1.      MISSION : Sudahkah jelas misi apa yang ingin kita bangun dari membuat bisnis? Contoh misi jelas yang saya lihat dari Rabbani adalah “menjilbabkan seluruh wanita muslim Indonesia”. Di bukunya, Sharon Lechter mengatakan: “bisakah bisnis dimulai hanya untuk menciptakan profit dan berhasil? Tentu saja bisa. Namun bisnis yang mengadopsi misi spiritual dapat menciptakan tujuan yang lebih besar”. Bangun misi bisnis yang jelas, agar bisnis dapat terarah dengan baik.
2.      TEAM : Ciptakan team yang tangguh untuk menangani ke 5 unsur di dalam segitiga ini dengan spesialisasinya masing-masing.
3.      LEADERSHIP : Sudahkah anda menjadi pemimpin yang baik? pemimpin yang baik adalah seperti yang tertulis di note yang dikutip pak Joko Mukti (lihat di sini: http://www.facebook.com/notes/ilik-sas/just-sharing-mas-bro-mbak-sis-about-pemimpin-bermental-kewirausahaan/1893973158291 )